Senin, 11 Februari 2013

Hasil-hasil Kebudayaan Zaman Batu dan Logam


A.     ZAMAN BATU

1.      Zaman Batu Tua (Paleolithikum)

Ø  Kapak Genggam : berfungsi untuk menggali umbi, memotong dan menguliti binatang

Ø  Kapak Perimbas : berfungsi untuk merimbas kayu, memecahkan tulang, dan sebagai senjata yang banyak ditemukan di Pacitan.
Maka Ralph Von Koeningswald menyebutkan kebudayaan Pacitan. Dan pendukung kebudayaan Pacitan adalah jenis Phitecantropus.

Ø  Alat-alat dari tulang dan tanduk binatang : berfungsi sebagai alat penusuk, pengorek dan tombak. Banyak ditemukan di ngandong. Pendukung kebudayaan ini adalah Homo Wajakensis, dan  Homo Soloensis.

Ø  Alat Serpih (flakes) – terbuat dari batu bentuknya kecil, ada juga yang terbuat dari batu induk (kalsedon) : berfungsi untuk mengiris daging atau memotong umbi-umbian dan buah-buahan. Pendukung kebudayaan ini adalah Homo soloensis dan Homo wajakensis.



2.      Zaman Batu Madya (Mesolithikum)
Pada zaman ini alat-alat dari batu sudah mulai digosok, tetapi masih belum halus. Manusia pendukung  ini adalah homo sapiens, khususnya Papua Melanesoide.


Ø  Kapak Sumatra (Pebble)
Sejenis kapak genggam yang sudah digosok, tetapi belum sampai halus. Terbuat dari batu kali yang dipecah atau dibelah.
Ø  Kjokenmoddinger
Dari bahasa denmark yang artinya sampah dapur.

Ø  Abris Sous Roche
Adalah tempat tinggal yang berwujud goa-goa dan ceruk-ceruk di dalam batu karang untuk berlindung.
Ø  Batu Pipisan
Terdiri dari batu penggiling dan landasannya. Berfungsi untuk menggiling makanan, menghaluskan bahan makanan.
3.      Zaman Batu Baru (Neolithikum)
Peralatan batu pada zaman ini sudah halus karena manusia pendukung sudah mengenal teknik mengasah dan mengupam.

Ø  Kapak Persegi
Adalah kapak yang penampang lintangnya berbentuk persegi panjang atau trapesium. Ditemukan di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan. Sebutan kapak persegi diberikan oleh Von Heine Geldern.

Ø  Kapak Lonjong
Adalah kapak yang penampangnya berbentuk lonjong memanjang. Ditemukan di Irian, seram, Gorong, Tanimbar, Leti, Minahasa, dan Serawak.

Ø  Kapak Bahu
Adalah kapak persegi namun pada tangkai diberi leher sehingga menyerupai botol persegi. Kapak bahu hanya ditemukan di Minahasa, Sulawesi Utara.



4.      Zaman Batu Besar (Megalithikum)

1.      Menhir : tugu batu yang didirikan sebagai pemujaan roh nenek moyang memperingati arwah nenek moyang.

2.      Dolmen :  meja batu, merupakan tempat sesaji dan pemujaan kepada roh nenek moyang. Ada pula yang digunakan untuk kuburan.

3.   Sarchopagus atau keranda : bentuknya seperti lesung yang mempunyai tutup atau ada juga seperti telur dibelah dua.

4.      Kubur Batu : peti mati yang terbuat dari batu besar yang masing-masing papan batunya lepas satu sama lain

5.      Punden Berundak : bangunan tempat pemujaan yang tersusun bertingkat-tingkat seperti tangga.

6.    Waruga : peti kubur peninggalan budaya Minahasa pada zaman megalitikum. Didalam peti pubur batu ini akan ditemukan berbagai macam jenis benda antara lain berupa tulang- tulang manusia, gigi manuisa, periuk tanah liat, benda- benda logam, pedang, tombak, manik- manik, gelang perunggu, piring.


B.      ZAMAN LOGAM

1.      Zaman Perunggu

Ø Candrasa adalah kapak corong yang satu sisinya memanjang. Candrasa ini biasanya digunakan sebagai tanda kebesaran dan alat upacara saja. Banyak ditemukan di Yogyakarta dan Roti.

Ø  Bejana Perunggu : bentuknya seperti periuk tapi langsung dan gepeng. Ditemukan di tepi danau Kerinci dan juga di Madura.

ØNekara :genderang dari perunggu yang berfungsi sebagai alat upacara, yaitu ditabuh untuk memanggil arwah/roh nenek moyang. Ditemukan di Jawa, Bali, Roti, Selayar, dan Kei. Nekara terbesar tan ditemukan dibali yang dikenal dengan Nekara Bulan Pejeng. Ada juga nekara berukuran kecil yang disebut dengan Moko dietmukan di daerah Alor. Moko dapat difungsikan sebagai pustaka atau mas kawin.

Zaman Besi

Pada masa ini manusia telah dapat melebur besi untuk dituang menjadi alat-alat yang dibutuhkan, pada masa ini di Indonesia tidak banyak ditemukan alat-alat yang terbuat dari besi.

• Mata kapak, yang dikaitkan pada tangkai dari kayu, berfungsi untuk membelah kayu
• Mata Sabit, digunakan untuk menyabit tumbuh-tumbuhan
• Mata pisau
• Cangkul, dll


*Note
- malas copy paste dan ingin hasil langsung dalam bentuk document Ms.Word ?? download di link berikut ini..
 DISINI TEMPAT DOWNLOAD DOCUMENT Hasil Kebudayaan Zaman Batu dan Logam

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar